ETIKA PROFESI PERTEMUAN KEEMPAT BELAS SISTEM INFORMASI UNEJ

  Forensik Teknologi Informasi (IT Forensic)        Pada pertemuan keempat belas, mata kuliah etika profesi sistem informasi UNEJ dilakukan secara online. Bab yang akan dipelajari kali ini yaitu IT Forensic. Di bab ini akan mempelajari pengertian IT Forensic, tujuannya, komponennya, konsepnya dan training dan sertifikasi. Forensik Kompute r Forensik yaitu suatu proses ilmiah dalma mengumpulkan, menganalisa, dan menghadirkan berbagai bukti dalam sidang pengadilan terkait adanya suatu kasus hukum. Forensik komputer adalah suatu proses mengidentifikasi, memelihara, menganalisa dan menggunakan bukti digital menurut hukum yang berlaku. Istilah ini kemudian meluas menjadi Forensik Teknologi Informasi. Tujuan IT Forensic Mendapatkan fakta-fakta objektif dari sebuah insiden/pelanggaran keamanan sistem informasi. Fakta-fakta tersebut setelah diverifikasi akan menjadi bukti-bukti (evidence) yang akan digunakan dalam proses hukum. Komponen IT Forensic Manu...

ETIKA PROFESI PERTEMUAN KEDUA SISTEM INFORMASI UNEJ


Etika Profesi

Pada pertemuan kedua mata kuliah etika profesi, kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Meskipun dilakukan secara daring, kami melakukan zoom bersama-sama di kelas. Materi yang disampaikan juga jelas dan mudah dipahami. Materi yang dipelajari pada hari ini adalah tentang pengertian etika, moral, dan hukum; etika profesi; pengertian profesi; ciri-ciri profesi dan fungsi kode etik profesi.

Materi tersebut saya tulis sebagai berikut :

Pengertian Etika, Moral dan Hukum

    Kata etika berasal dari dua kata Yunani yaitu berasal dari kata ethos yang memiliki arti kebiasaan atau adat dan yang kedua memiliki arti perasaan batin atau kecenderungan batin yang mendorong manusia dalam perilakunya. Menurut George Reynolds, etika adalah seperangkat keyakinan tentang perilaku benar dan salah dalam suatu masyarakat.Menurut KBBI, etika dijelaskan dengan membedakan tiga arti sebagai berikut :

  1. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak)
  2. Kumpulan asas atau niali yang berkenan dengan akhlak 
  3. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan/masyarakat

    Moral adalah keyakinan pribadi seseorang tentang benar dan salah, sedangkan istilah etikaa menggambarkan standar atau kode perilaku yang diharapkan seseorang oelh sebuah kelompok (negara, organisasi, profesi) dimana seseorang berada. Hukum adalah sistem peraturan yang memberi tahu kita apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan.

    Perbedaan etika dan etiket yaitu, Etika menyangkut cara dilakukannya suatu perbuatan sekaligus memberi norma dari perbuatan itu sendiri. Contoh : dilarang mencuri. Sedangkan etiket hanya berlaku dalam situasi dimana kita tidak seorang diri (ada orang lain di sekitar kita). Bila tidak ada orang di sekitar kita berarti etiket tidak berlaku. Contoh : Fiqhi sedang makan bersama teman sambil meletakkan kakinya di atas meja makan, maka Fiqhi melanggar etiket.

Macam-macam Etika

Pengertian Profesi

    Profesi adalah suatu pekerjaan yang dalam melaksanakan tugasnya memerlukan atau menuntut keahlian (expertise) tertentu, menggunakan teknik-teknik ilmiah, serta dedikasi yang tinggi. Seseorang yang menekuni suatu profesi tertentu disebut profesional, sedangkan profesional sendiri mempunyai makna yang mengacu kepada sebutan orang yang menyandang suatu profesi.

Ciri-ciri profesi

  1. Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoritis 
  2. Asosiasi profesional 
  3. Pendidikan yang ekstensi 
  4. Ujian kompetensi 
  5. Lisensi 
  6. Kode etik 
  7. Status dan imbalan

Pengertian Etika Profesi

    Etika profesi : bagaimana keahlian kita digunakan untuk melayani orang lain. Kode etik profesi : sistem norma, nilai, dan aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik, dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional. Tujuannya yaitu agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya.

Fungsi kode etik profesi

  1. Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan 
  2. Sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan 
  3. Mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi

    Itu sebabnya etika porfesi sangat diperlukan untuk memberikan pedoman kepada para angggota profesi agar bersikap profesional dalam bekerja dan bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar.

Terima Kasih

Nama : Arie Kusuma Sumantri    

NIM : 222410101057

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ETIKA PROFESI PERTEMUAN KEEMPAT BELAS SISTEM INFORMASI UNEJ

ETIKA PROFESI PERTEMUAN KESEPULUH SISTEM INFORMASI UNEJ

ETIKA PROFESI PERTEMUAN KESEMBILAN SISTEM INFORMASI UNEJ